Jakarta yang merupakan ibu kota Indonesia nyaris merupakan kota yang tidak pernah terlelap, berbagai kegiatan mengisi kota metropolitan ini. Banyak yang mengatakan Jakarta kota bisnis, kota hiburan, kota padat dan macet. Menjadi tujuan banyak pembisnis, tidak ketinggalan juga menjadi tujuan wisatawan asing dan lokal, karena itu pertumbuhan hotel di Jakarta sangat pesat.

Baca Juga: 3 Tempat Menarik untuk Dikunjungi Saat Berlibur di Sanur Bali

Sebab hotel menjadi kebutuhan yang utama ketika Anda berwisata atau berkunjung ke suatu tempat. Karena itu memilih hotel tidak hanya dengan fasilitas yang lengkap, harga terjangkau, tapi juga lokasinya strategis. Jika Anda tengah dalam perjalanan bisnis maka lokasi penginapan harus dekat dengan tempat tujuan bisnis. Sementara kalau Anda tengah berwisata atau liburan, lokasi penginapan harus tidak jauh dari tempat wisata.

Pullman Hotel Jakarta termasuk penginapan yang lokasinya sangat strategis, di jantung Thamrin CBD. Dimana selain merupakan salah satu pusat bisnis, juga banyak terdapat tempat wisata, diantaranya: Museum Nasional, Citraland, Masjid Istiqlal, Katedral Jakarta, Ancol, Kizania, Museum Tekstil, Museum Jakarta, Taman Cattleya, Monas, Taman Pandang Istana, dll.

Wisata kulinernya pun layak dimasukan ke daftar saat Anda tengah mengunjungi Jakarta, seperti: Enmaru-resto yang menyajikan menu Japanese Fine Dining, cocok untuk penggemar menu khas Jepang. Selain makanannya lezat, view resto dari ketinggian lantai 46 ini menyuguhkan pemandangan kota Jakarta. Paradise Inn, Cloud Longue & Dining, Din Tai Fung, Queen’s Tador yang merupakan restoran India yang kaya akan citra rasa rempah, dll.

Karena merupakan kota besar yang nyaris tidak pernah terlelap, Jakarta juga indah dinikmati malam hari. Bagi Anda penggemar wisata malam, maka Jakarta bisa menjadi salah satu tujuan Anda. Apa saja yang akan disuguhkan night at the Jakarta, berikut beberapa ulasannya:

Monas

Monas tempat wisata Jogja dengan tugu setinggi 132 meter serta puncaknya berlapis emas menjadi salah satu icon Ibu Kota Jakarta. Selain siang hari asyik untuk jalan-jalan di seputaran tugu, mengunjungi museumnya yang terletak di lantai bawah, kini Monas menjadi tujuan para wisatawan di malam hari.

Tepatnya sejak Gubenur DKI Jakarta Ahok meresmikan wisata malam di Monas, maka para pengunjung bisa naik ke puncak Tugu Monas hingga pukul dua belas malam pada weekend dan hari libur lainnya. Anda bisa menikmati keindahan landscape kota Jakarta yang dipenuhi gemerlap lampu warna-warni, serta merasakan udara dingin Jakarta dari ketinggian 132 meter, amazing.

Taman Pandang Istana

Lokasi di Simpang Monas Barat Laut, belum lama diresmikan oleh Gubenur DKI Jakarta Ahok. Merupakan taman pertama yang memiliki konsep seni hasil karya seniman Indonesia Yasser Rizky. Susunan bangku-bangku di taman jika dilihat dari atas atau disambungkan akan tersusun kalimat BERBEDA TETAPI SATU. Tidak hanya itu, ornamen lantai taman dan patung-patung yang berada di lokasi menjadi pemandangan tersediri.

Taman yang berdampingan dengan jalan raya dan berhadapan dengan Istana Negara, cukup mengasyikan dikunjungi malam hari. Anda dapat melihat keindahan monumen Tugu Monas, Istana Negara yang dipenuhi cahaya lampu, serta keindahan ornamen Taman Pandang Istana yang begitu hidup di malam hari.

Kota Tua atau Museum Jakarta

Selain banyak pengunjung di siang hari untuk menikmati peninggalan sejarah jaman kolonial Belanda, Museum Jakarta yang terletak di Kota Tua pada malam hari banyak dikunjungi wisatawan, tersedia juga wisata malam ‘Nigth at The Museum’ yang banyak diminati. Night at The Museum membuat Anda serasa kembali ke tempo dulu, mengelilingi Kota Tua dalam taburan cahaya lampu dari gedung-gedung kuno.

Bukan sekedar wisata tapi juga seperti merasakan petualangan yang seru. Di pelataran Museum Jakarta semakin larut dipenuhi para pedagang kaki lima yang menyuguhkan aneka dagangan dari yang biasa hingga tidak biasa, seperti bekam dengan media tanduk kerbau, dll. Pada akhir Night at The Museum akan dimanjakan dinner ala Rijsttafel, yaitu ritual makan malam dengan hidangan mewah dan dilayani 30 pelayan seperti pada jaman VOC.

Baca Juga: Pesona Hanging Gardens Ubud

Jika perjalanan Anda dimulai dari Pullman Hotel Jakarta untuk menikmati wisata malam tersebut, dapat ditempuh dengan transportasi umum Transjakarta, dimana shelter bus tersebut tidak jauh dari lokasi hotel. Cukup berjalan kaki saja menuju Shelter, biaya transportasi juga hemat jauh dekat Anda hanya akan dikenai tarif Rp3.500 untuk naik Transjakarta yang full AC.